Powered by Blogger.
Showing posts with label Valuasi. Show all posts
Showing posts with label Valuasi. Show all posts

Analisis Fiksi vs Analisis Prediksi

Analisis Fiksi vs Analisis Prediksi
Kesuksesan di pasar modal tidak bisa lepas dari 2 kunci, yaitu disiplin dan kemampuan untuk memprediksi. (Baca juga : Memprediksi Saham, Mewujudkan Mimpi Yang Sempurna) Dua kunci ini sendiri merupakan respon normal terhadap sebuah sistem yang teruji dan terpercaya. Dengan kata lain, kita tidak perlu repot melakukan disiplin pada sistem yang amburadul, karena sistem seperti itu biasanya sangat buruk dalam hal memprediksi. Lakukanlah disiplin pada sistem yang benar-benar kamu yakini benar, dan sistem yang benar itu punya ciri khas mampu memprediksi dengan baik.

Kemampuan memprediksi memang menjadi cita-cita para pelaku pasar. Beragam metode digunakan. Beragam pendekatan dilakukan. Sayangnya beberapa dari kita, tak terkecuali saya, alih-alih melakukan analisis prediksi, justru malah terjebak dalam analisis fiksi. Apa yang membedakan keduanya?

Banyak Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan
Ada satu kebiasaan unik yang selalu dijumpai di pasar saham. Ketika indeks turun dan harga anjlok tajam, maka mendadak muncul rekomendasi-rekomendasi dadakan yang mengatakan "Kalau ASII turun ke 5000, ambil saja. Ga usah pake mikir." Atau "Kalau LSIP turun ke 900, isi porto 100% LSIP deh." Atau "Kalau SMGR 9000, bakalan borong sebanyak-banyaknya. Kalau perlu, jual tanah dan rumah, belikan semua ke SMGR." Rekomendasi-rekomendasi itu muncul pada pertengahan tahun 2014 dimana IHSG ambruk -6% dari 5262 ke 4900. Level-level tersebut merupakan level-level support terendah saham-saham tersebut sebelum rebound pada awal tahun 2014 lalu. Jadi memang penilaiannya sangat teknikal sekali. Ini memang bukan cara yang salah dalam menyikapi saham yang turun, tapi tak bisa dibilang benar karena dengan melakukan cara itu, samalah kita seperti pungguk yang merindukan bulan, yang menunggu bulan turun untuk menyapanya.

Hitungan Harga Wajar Meleset, Oh Sial!

Hitungan Harga Wajar Meleset
Menghitung harga wajar sebuah saham bukanlah pekerjaan yang gampang. Banyak ragam formula yang bisa digunakan. Mungkin jumlahnya mencapai puluhan macam. Masing-masing metode memiliki prediksi harga wajar saham yang berbeda-beda dan itu bukanlah topik mudah untuk dibahas. Tapi saya tidak sedang akan membahas itu, karena terlepas apapun hasil hitungannya, biasanya akan berakhir pada salah satu saja, yaitu hasil hitungannya mendekati benar atau hasil hitungannya meleset sama sekali.

Valuasi SMGR Q4 2014

SMGR Q4 2014
KWLU (x) 1.3
LUAN (%) 193
LUAH (%) 26
PER (x) 15.4
PBV (x) 3.5
qoq + yoy turun
qoq naik, yoy turun
qoq + yoy naik
VALUASI
Future EPS 970
Harga wajar Terendah 14940
Harga wajar Tertinggi 17985
Ext. Undervalued 11492
Ext. Overvalued 23380
Harga saat ini 14825

Valuasi ADHI Q4 2014

ADHI Q4 2014
KWLU (x) 4.9
LUAN (%) 16
LUAH (%) 6
PER (x) 25.9
PBV (x) 3.5
qoq + yoy turun
qoq naik, yoy turun
qoq + yoy naik
VALUASI
Future EPS 133
Harga wajar Terendah 3910
Harga wajar Tertinggi 5117
Ext. Undervalued 3008
Ext. Overvalued 6652
Harga saat ini 3440

Valuasi UNTR Q4 2014

UNTR Q4 2014
KWLU (x) 2.4
LUAN (%) 77
LUAH (%) 19
PER (x) 13.4
PBV (x) 1.9
qoq + yoy turun
qoq naik, yoy turun
qoq + yoy naik
VALUASI
Future EPS 1505
Harga wajar Terendah 17423
Harga wajar Tertinggi 21353
Ext. Undervalued 13402
Ext. Overvalued 27759
Harga saat ini 20000

Segala Cerita Tentang PER

Segala Cerita Tentang PER
Seandainya ada rating buat menilai ratio fundamental mana yang menempati urutan teratas yang paling sering digunakan oleh investor, mungkin jawabannya adalah PER. PER atau Price Earning Ratio adalah rasio harga saham dengan laba bersihnya. Selain PER, ada juga PBV (Price to Book Value), PSR (Price to Sales Ratio), dan sebagainya. Ratio-ratio seperti ini cukup familiar digunakan, karena merupakan pembanding harga pasar dengan kondisi fundamentalnya. Berbeda dengan ROE (Return On Equity), DER (Debt Earning Ratio), NPM (Net Profit Margin) yang merupakan rasio fundamental dengan fundamental juga tanpa melibatkan harga yang tengah terjadi pasar sama sekali. Pertanyaan selanjutnya, lantas PER ini digunakan buat apa? Inilah segala cerita tentang PER.

Safety Precaution Dalam Trading Saham

Safety Precaution Deddy Corbuzier
Deddy Corbuzier, seorang mentalist asal Indonesia, pernah menyampaikan nasehat pada peserta di acara The Next Mentalist yang digelar di Trans7, bahwa safety precaution di permainan apapun harus dipersiapkan. Nasehat itu ia berikan setelah ia merasa sangat kecewa dengan penampilan Ardi Miller, yang tangannya tertembus paku yang ditembakkan dari nail gun saat melakukan aksi sulap di atas panggung. Tampaknya rencana awal adalah menembakkan paku ke tangan seorang sukarelawan, Marisa. Dan jika aksi tersebut berhasil, tentu akan jadi prestasi gemilang buat Ardi. Tapi entah kenapa rencana berubah dan ia menembakkan paku itu ke tangannya sendiri... membawa petaka buat dirinya sendiri.

Deddy menanyakan alasan gagalnya aksi tersebut ke Ardi. Ardi menjawab, bahwa sebenarnya tidak ada trik apapun di situ. Ia hanya harus menghafal dimana slot paku yang kosong, tapi celakanya ia lupa, sehingga saat ia menembakkan paku tersebut ke tangannya, itu benar-benar aksi untung-untungan. Dan tangannya pun tertembus paku.

Tabel Perbandingan APLN - BSDE - CTRA - SMRA - SSIA

KUARTAL III 2014
APLN BSDE CTRA SMRA SSIA
KWLU (x) 8.4 3.9 6.0 5.5 6.1
LUAN (%) 22 32 29 41 30
LUAH (%) 8 23 14 20 14
PER (x) 8.9 6.8 14.8 15.3 6.8
PBV (x) 0.9 1.7 1.8 3.7 1.5
qoq + yoy turun qoq naik, yoy turun qoq + yoy naik
VALUASI
Future EPS 39 244 86 91 127
Harga wajar Terendah 213 1607 735 1044 754
Harga wajar Tertinggi 300 2027 1091 1493 1103
Ext. Undervalued 164 1236 565 803 580
Ext. Overvalued 390 2635 1418 1941 1434
Harga saat ini 347 1670 1270 1395 865

Tabel Perbandingan ITMG - PTBA - HRUM - ADRO - KKGI

KUARTAL III 2014
ITMG PTBA ADRO HRUM KKGI
KWLU (x) 1.8 2.4 6.6 2.8 1.7
LUAN (%) 154 86 190 62 61
LUAH (%) 39 37 14 12 18
PER (x) 6.3 12.3 9.4 9.9 8.6
PBV (x) 1.7 3.4 0.8 0.8 1.4
qoq + yoy turun qoq naik, yoy turun qoq + yoy naik
VALUASI
Future EPS 2786 970 106 147 143
Harga wajar Terendah 23670 10317 879 1897 1367
Harga wajar Tertinggi 30014 13555 1297 2407 1836
Ext. Undervalued 18208 7936 676 1459 1052
Ext. Overvalued 39018 17622 1686 3129 2387
Harga saat ini 17650 11975 1000 1450 1235

Valuasi UNTR Q3 2014

UNTR
Q3 2013 Q2 2014 Q3 2014
KWLU (dlm thn) 3.6 2.9 3.0
LUAN (dlm %) 65 73 69
LUAH (dlm %) 14 17 16
VALUASI
Future EPS Rp1445,-
Terendah Tertinggi
Rata-rata P/E (dlm x) 11.60 14.29
Harga wajar Rp16.770,- Rp20.654,-
Ext. Undervalued s/d Overvalued Rp14.861,- Rp27.599,-
Harga saat ini Rp17.675,-


Kinerja UNTR turun secara qoq tapi masih lebih baik secara yoy. Seperti biasa saya kurang nyaman dengan melemahnya KWLU walaupun tipis, karena investor biasanya cenderung konservatif. Jika memang beban kewajiban memperberat laba perusahaan, maka normalnya investor akan menunggu di harga lebih rendah lagi sebelum memutuskan untuk berinvestasi di saham itu. KWLU melemah dari 2.9 menjadi 3.0, dibarengi dengan turunnya LUAN dan LUAH.

Valuasi ELSA Q3 2014

ELSA
Q3 2013 Q2 2014 Q3 2014
KWLU (dlm thn) 7.4 4.7 4.6
LUAN (dlm %) 32 41 38
LUAH (dlm %) 12 16 15
VALUASI
Future EPS Rp32,-
Terendah Tertinggi
Rata-rata P/E (dlm x) 9.96 13.81
Harga wajar Rp320,- Rp443,-
Ext. Undervalued s/d Overvalued Rp246,- Rp576,-
Harga saat ini Rp530,-

Rada telat memang membahas soal ELSA ini, apalagi setelah rally panjang yang sudah terbentuk mulai dari 170 s/d >700. Ternyata memang sejak awal tahun 2013 lalu kinerja ELSA mengalami pertumbuhan dan semakin terlihat di awal tahun 2014 ini. Jadi pantas saja kalau pasar memberikan respon positif terhadap saham ini. Sayang sekali saya melewatkan momentum yang bagus tersebut, karena terlalu malas menganalisa laporan keuangannya.

Valuasi AKRA Q3 2014

AKRA
Q3 2013 Q2 2014 Q3 2014
KWLU (dlm thn) 11.1 9.3 9.9
LUAN (dlm %) 36 42 30
LUAH (dlm %) 7 9 9
VALUASI
Future EPS Rp163,-
Terendah Tertinggi
Rata-rata P/E (dlm x) 24.70 32.13
Harga wajar Rp4019,- Rp5229,-
Ext. Undervalued s/d Overvalued Rp3091,- Rp6798,-
Harga saat ini Rp4805,-

Kinerja AKRA di kuartal III 2014 ini kurang memuaskan. Sudah 2 tahun ini rata-rata KWLU-nya di atas 9. KWLU segitu mengindikasikan seolah-olah AKRA ini sebenarnya sedang sakit. Tapi jika KWLU dihitung dengan mendahulukan hutang pajak dan hutang jangka pendek, maka KWLU yang sebenarnya adalah 5,4. Jadi masih cukup aman.
Catatan :
Perlu diperhatikan. Pada perusahaan yang terindikasi sakit, bahkan setelah mendahulukan hutang pajak dan hutang jangka pendek, ratio KWLU ini masih di atas 8.
LUAH-nya cuma 9%, artinya margin profit emiten ini kecil. Nasib baik 'penjaga'nya cukup konsisten menjaga harga saham ini di PE antara 24-32x, yang mana ini merupakan harga yang lumayan premium untuk sebuah perusahaan yang sedang sakit.

Valuasi KAEF Q3 2014

KAEF
Q3 2013 Q2 2014 Q3 2014
KWLU (dlm thn) 3.5 4.8 3.6
LUAN (dlm %) 21 17 23
LUAH (dlm %) 11 9 13
VALUASI
Future EPS Rp31,-
Terendah Tertinggi
Rata-rata P/E (dlm x) 30.31 40.99
Harga wajar Rp934,- Rp1263,-
Ext. Undervalued s/d Overvalued Rp718,- Rp1642,-
Harga saat ini Rp1080,-

Membentuk Ilusi Fear dan Greedy

Be Fearful When Others Are Greedy and Greedy When Others Are Fearful
Warren Buffet

Membentuk Ilusi Fear dan Greedy
Mungkin kesulitan utama trading adalah mencari tolok ukur yang jelas yang bisa dijadikan pegangan. Mungkin ini persoalan sistem trading. Atau memang mungkin ini persoalan psikis trader itu sendiri. Mungkin.. mungkin.. dan mungkin. Dan pada saat kita masih saja disibukkan mencari-cari jawaban atas kemungkinan-kemungkinan itu, maka mereka telah menyiapkan ilusi buat kita.

Ragam Valuasi Di Saham

Ragam Valuasi Di Saham
Baik investor maupun trader disarankan untuk mengetahui valuasi di saham. Valuasi ini bisa dikatakan harga yang pantas untuk sebuah saham berdasarkan potensi nilai yang dimiliknya. Potensi nilai ini bisa saja sudah tergambar dalam laporan keuangannya, tapi bisa juga tidak. Nah, cara menilai potensi nilai inilah yang membuat banyak ragam model valuasi di saham.

Price is what you pay, value is what you get”.
Benjamin Graham.
(This is a famous quote by Warren Buffet in the 2008 annual report of Berkshire Hathaway Inc. at the peak of the recent financial crises. The CEO of Berkshire Hathaway said that he had learnt this quote from Benjamin Graham, widely recognised as the first proponent of value investing.)

Saya akan coba jabarkan dengan bahasa yang mudah dimengerti saja.

Valuasi BWPT Q2 2014

* Updated tanggal 18 Desember 2014 : Mohon maaf, karena postingan ini harus saya update. Banyak koreksi yang dilakukan terutama menghitung 'sedikit' kekeliruan dalam valuasi harga wajar sebelum dan sesudah terdilusi akibat penerbitan saham baru. Terima kasih.

Karena lagi pada heboh membahas soal BWPT yang katanya dipegang oleh grup Rajawali, grup yang pernah melambungkan saham SMMT sampai ke langit 7, maka banyak investor berkeyakinan bahwa selama grup Rajawali yang bermain, tidak usah cemas, karena pasti BWPT akan kembali terangkat, minimal 1-2 tahun ke depan. Saya sendiri tidak pernah menganalisa grup mana yang sedang pegang, karena pergantian grup ini seperti berganti jubah saja. So easy. So simple. Suatu saat jika Rajawali mengurangi kepemilikannya di BWPT, apakah lantas kita bisa protes? Tidak, kan? Makanya jangan pernah menggantungkan keputusan pada bandar. Keputusan ada di tangan kita sendiri.

Baiklah. Saya yang bodoh ini cuma bisa menganalisa secara fundamental abal-abal dan teknikal abal-abal. Karena semuanya serba abal-abal, saya pun masih terseok-seok hingga sekarang. Bukan karena analisanya, tapi karena saya kurang sabaran. :D

Valuasi GAMA Q2 2014

Anggaplah saya kurang kerjaan membahas GAMA. Tergugah karena ada seorang mengaku fundamentalist yang menilai bahwa GAMA sudah murah. Apa iya murah? Lihat tabel berikut :

GAMA
Q2 2013 Q1 2014 Q2 2014
KWLU (dlm thn) 16,1 4,8 7,5
LUAN (dlm %) 3 13 9
LUAH (dlm %) 3 11 7
VALUASI
Future EPS Rp2,2,-
Terendah Tertinggi
Rata-rata P/E (dlm x) 16.58 25.28
Harga wajar Rp37,- Rp56,-
Ext. Undervalued s/d Overvalued Rp28,- Rp73,-
Harga saat ini Rp52,-

Valuasi LTLS Q2 2014

LTLS
Q2 2013 Q1 2014 Q2 2014
KWLU (dlm thn) 6.0 6.0 5.2
LUAN (dlm %) 41 37 40
LUAH (dlm %) 16 15 16
VALUASI
Future EPS Rp366,-
Terendah Tertinggi
Rata-rata P/E (dlm x) 3,87 4,73
Harga wajar Rp1415,- Rp1729,-
Ext. Undervalued s/d Overvalued Rp1088,- Rp2247,-
Harga saat ini Rp1170,-

Beban hutang masih tinggi, tapi terlihat ada perbaikan. Dengan LUAN yang relatif flat, penurunan KWLU akan direspon positif karena mencerminkan efisiensi perusahaan.

PEFINDO Menurunkan Rating ADHI

JAKARTA - Pefindo has revised the outlook for the corporate rating of PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) to “negative” from “stable”. The negative outlook was assigned to anticipate weaker-than-projected capital structure and cash flow protection measures resulting from pressure on the Company’s profitability margins. The margins pressure is expected to be brought about by significant costs increases and tepid revenue growth, as indicated by operating costs that increased significantly (up by around 24.0% year on year/YoY) while revenue contracted by around 5.0% YoY in the first semester of 2014 (1H2014). The negative revenue growth in 1H2014 was mainly brought about by the continued underperformance of its Engineering, Procurement, and Construction (EPC) business. (05 September 2014)