Yang disebut sebagai saham-saham fundamental itu adalah saham-saham yang membukukan kinerja yang tumbuh, stabil, dan punya manajemen yang bisa dipercaya. Saham-saham tipe seperti ini biasanya terkoreksi tajam HANYA ketika ada badai krisis. Selain itu, saham ini cenderung defensif dan bergerak naik seolah tak mempedulikan situasi ekonomi yang sedang pasang surut. Gelombang kecil tidak bakalan terlalu mempengaruhinya. Ya selain krisis, hampir tak ada yang bisa menghalangi pergerakannya. Pertanyaannya, apakah saham-saham seperti ini hanya untuk investing, atau bisa juga untuk trading? Oh, sudah pasti lebih pantas buat investing ketimbang trading. Begitukah? Saya akan ulas menurut perspektif saya.
Showing posts with label Likuiditas. Show all posts
Showing posts with label Likuiditas. Show all posts
Home » Posts filed under Likuiditas
Sesuatu Yang Disebut Likuiditas
Di artikel Dunia Investasi vs Dunia Marketing, saya menulis bahwa jika diibaratkan tubuh manusia, maka investasi itu adalah jantungnya, bisnis itu adalah otaknya, marketing itu adalah kaki dan tangannya, uang itu adalah darahnya, dan psikologi itu adalah nyawanya. Secara harfiah likuid itu diartikan sebagai cairan. Maka likuiditas bisa diartikan tingkat kecairan sebuah investasi. Contoh : antara obligasi dengan properti, maka likuiditas obligasi lebih tinggi ketimbang properti. Sangat mudah menjual obligasi ketimbang properti. Dalam duduk investasi, likuiditas ini ditentukan banyak sedikitnya uang di sana. Semakin banyak uang beredar di situ, maka semakin tinggi likuiditasnya. Maka dalam bahasa yang lebih mudah, likuiditas itu diartikan seberapa cepat sebuah investasi dicairkan menjadi uang.


