Powered by Blogger.
Showing posts with label Summary. Show all posts
Showing posts with label Summary. Show all posts

IHSG Review 04-09-2017

IHSG Review 04-09-2017

Mohon maaf saya vakum beberapa lama karena banyak perbaikan yang harus dilakukan. Sudah 2 bulan lebih saya tidak update data IHSG. Baru hari ini kelar dikerjakan. Berhubung IHSG kebetulan tengah terkoreksi tajam, yang saya belum tahu apa penyebabnya, saya memutuskan untuk memposting review. Mungkin kondisi geopolitik ASEAN, terutama insiden Rakhin, yang menjadi pencetusnya. Tapi sebaiknya kita coba fokuskan pada grafiknya dulu.

Grafik menunjukkan bahwa terjadi divergensi cukup lebar antara capital flow dengan IHSG. Kasus semacam ini biasanya akan menghasilkan rebound-rebound tajam karena penurunan IHSG tak didukung dengan capital flow. Secara teknikal target IHSG kemungkinan akan berada pada kisaran S1 5725-5749, S2 5546-5567. Seterusnya volume transaksi dan aktivitas asing masih dalam kondisi biasa-biasa saja.

IHSG review 10-06-2017

IHSG review 10-06-2017

IHSG bergerak flat bearish. Konsolidasi seperti ini menguntungkan buat trader, tapi tak begitu menguntungkan buat investor. Sering kali dalam fluktuasi IHSG yang sempit, pergerakan harga saham justru gila-gilaan. Berbeda saat IHSG bergerak naik tajam, dimana hanya didominasi oleh saham-saham berkapitalisasi besar seperti TLKM dan BBCA. Terkesan menyejukkan, bukan? Tapi tentunya trading di kondisi flat bearish memberikan rasa kurang nyaman. Persis seperti berjalan di tepi jurang. Salah melangkah, bukannya aman, bisa-bisa malah kepleset jatuh ke jurang.

Koreksi dimungkinkan bisa menyentuh area 5530-5575, dan ini area terdekatnya. Cukup jauh, bukan? Dan saya sendiri tidak tahu apakah IHSG benar-benar bisa menyentuh area ini atau tidak. Namun adanya volume besar tanggal 29 Mei 2017 lalu mengisyaratkan bahwa IHSG bisa terperosok lebih dalam. Stochastic sudah oversold menandakan rebound kecil bisa saja terjadi, tapi bukan berarti akan merubah trend. Yang perlu diperhatikan adalah capital inflow terus menanjak. Divergensi antara capital flow dengan IHSG seperti ini biasanya akan menghasilkan rebound yang signifikan di akhir trend turun ini. Jadi jangan sampai ketinggalan.

Disclaimer on.

IHSG Review 27-05-2017

IHSG Review 27-05-2017

Selamat menjalankan ibadah Puasa buat sobat-sobat muslim. Semoga ibadahnya lancar mulai dari awal hingga akhir Ramadhan nanti. Amin Ya Rabbal 'alamin.

“Tiga orang yang do’anya tidak tertolak : orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizholimi”. Maka disunnahkan bagi orang yang berpuasa ketika ia dalam keadaan berpuasa untuk berdo’a demi keperluan akhirat dan dunianya, perkara-perkara yang membuatnya gundah serta memohon petunjuk.

Kalau dilihat dari grafik di atas, di awal Ramadhan ini posisi IHSG tidak begitu bagus. Ada kecenderungan terkoreksi hingga area support 5575-5621. IHSG berada di Primary wave ((5)) of Cycle wave V. Umumnya primary wave akan terpecah menjadi beberapa intermediate wave. Sayangnya di grafik IHSG sekarang ini belum bisa dipastikan apakah intermediate wave sudah terkonfirmasi. Jadi daripada kita sibuk menebak-nebak, lebih baik kita fokus ke kemungkinan target support IHSG. Dari stochastic, FNBS, dan volume, tak banyak yang bisa diartikan di situ.

Disclaimer on.

IHSG Review 21-05-2017

IHSG Review 21-05-2017

Arus modal masuk di IHSG terus menanjak. Namun ini bukan sesuatu yang mengejutkan karena sejak minggu lalu arus modal terus masuk ke pasar walaupun saat itu IHSG sedang terkoreksi. Dengan kata lain, kendatipun tidak ada kenaikan rate dari S&P terhadap IHSG, pergerakan IHSG diperkirakan akan tetap naik ke atas. Yang berbeda hanya cara pasar menyikapinya. Dengan adanya kenaikan rating, IHSG naik dengan cepat, dan tanpa kenaikan rating, IHSG naik dengan lebih perlahan. Hari Jum'at kemaren IHSG membentuk white marobozu dengan rally +2,6% dalam satu hari dan secara kebetulan berhenti di area resisten 5781-5878. Stochastic masih di area oversold, sehingga mengindikasikan masih terbuka peluang lebar untuk melanjutkan rally. Area resisten selanjutnya akan berada di 5971-6019.

Yang perlu dicermati di sini adalah IHSG sudah memasuki terminal wave, namun target puncak IHSG belum bisa diukur saat ini. White marobozu kemaren mengisyaratkan IHSG masuk ke fase akselerasi. Fase ini ditandai dengan rally masif, kuat, dan berkesempatan mencapai target puncak yang tinggi. Tapi akhir dari fase akselerasi itu adalah koreksi masif pula yang kemunculannya sering kali tak terprediksi. Hal seperti itulah yang hendak kita antisipasi nantinya. Semoga kalkulasi saya bisa mengenali pola-pola puncak tersebut untuk saya posting lewat IHSG review. Ya semoga saja. Apa yang menjadi kekhawatiran bahwa IHSG sudah naik terlalu tinggi? Saya belum tahu. Kita lihat saja sinyal-sinyalnya nanti karena hal semacam itu tak bisa dikarang-karang, direkayasa, apalagi dibuat-buat. Yang jelas buat saat ini, IHSG masih berpeluang untuk rally lebih tinggi sambil memastikan bahwa di bawah pemerintahan JKW-JK ini IHSG mencetak kinerja terbaik sepanjang sejarah bursa saham Indonesia.

Disclaimer on.

IHSG Review 07-05-2017

IHSG Review 07-05-2017

IHSG mulai memasuki Primary wave ((5)) of Cycle wave V. Biasanya ia akan terpecah menjadi beberapa intermediate wave, tapi sekarang ini masih belum bisa dipastikan. Area resisten yang mungkin dituju adalah di 5714-5760 atau 5806-5853. Stochastic sudah oversold dengan F net buy yang tipis. Kerap kali volume dan frekuensi transaksi meningkat sangat tinggi pada periode IHSG menuju puncak, sehingga jika nantinya ada kesan IHSG akan berbalik arah akan terlihat samar sekali. Capital flow terlihat turun, tapi aksi ini kurang memberi makna apapun karena terkesan terlambat. IHSG sudah lebih dulu turun beberapa hari sebelumnya.

Disclaimer on.

IHSG Review 22-04-2017

IHSG Review 22-04-2017

IHSG sudah menyelesaikan intermediate wave (4) dan saat ini memasuki intermediate wave (5).Pada gambar di atas terlihat ada 2 area resisten yang bisa menjadi target rally IHSG kali ini yaitu pertama, 5714-5760; kedua, 5806-5853. Dengan bantuan Fibonacci, target wave (5) ini berada di sekitar fibonacci 100% dan 127.2%. Maka besar kemungkinan target kedua yang akan dituju. Cukup lumayan tinggi. Ada yang memprediksikan IHSG akan mencapai 6000 tahun ini, tapi secara teknikal saya belum melihat angka segitu sekarang ini. Posisi stochastic sudah berada di area oversold. Capital flow menurun sedikit. Hari Jum'at kemarin asing tercatat melakukan aksi jual bersih yang tak begitu signifikan. Volume transaksi sempat tinggi pada hari Selasa lalu. Ini bisa diartikan bahwa rally akan berlangsung landai.

IHSG Review 08-04-2017

IHSG Review 08-04-2017

IHSG berhasil menyentuh area resisten di 5620-5693. Ini dimungkinkan sebagai puncak Intermediate wave (3) of Primary wave ((3)) of Cycle wave V. Selanjutnya, IHSG kemungkinan akan terkoreksi sedikit ke area 5565-5611 untuk membentuk Intermediate wave (4). Dengan melihat struktur wave (3) yang sangat panjang, biasanya wave (5) akan lebih pendek. Karena itu secara teknikal, IHSG kemungkinan akan terkonsolidasi di area 5565-5693 ini. Setelah menyelesaikan intermediate wave (5) nanti, barulah nanti IHSG memasuki primary wave (5) untuk menandai puncak IHSG nantinya.

Disclaimer on.

IHSG Review 26-03-2017

IHSG Review 26-03-2017

Belum ada lanjutan keterangan tambahan. Masih sama dengan ulasan minggu lalu. IHSG kemungkinan masih melanjutkan rally. Disclaimer on.

Indikasi rally-nya IHSG sudah pernah diposting sejak tanggal 28 Januari 2017. Dan saya blak-blakan saja bahwa saya tidak tahu apa yang bakal jadi faktor pencetusnya dan sentimen positif apa yang bisa mengerek IHSG naik. Umumnya informasi akan muncul belakangan. Biasanya bagi para pure technical akan memperhatikan posisi grafik dulu sebelum mengkonfirmasikannya dengan situasi kondisi yang ada. Yang jadi soal, banyak sekali isu-isu yang simpang siur yang beredar di kalangan pelaku pasar. Salah satunya yang paling heboh adalah seputar kenaikan fed rate. Jika memprioritaskan kenaikan fed rate sebagai acuan analisis, maka IHSG akan sulit diprediksi. IHSG review itu merupakan prediksi, dan dampak kenaikan fed rate itu pun juga masih prediksi. Karena itu saya lebih memilih untuk memprioritaskan grafik IHSG sebelum mengkonfirmasikannya dengan dampak kenaikan fed rate, karena keduanya sebenarnya masih sama-sama prediksi. Dan sudah menjadi sebuah kebiasaan, kita akan cenderung menggunakan prediksi dari perangkat yang lebih kita kuasai ketimbang tidak. Dalam hal ini saya lebih memahami posisi teknikal ketimbang makro. Maka pilihan terbaik yang saya punya hanyalah beradu prediksi teknikal.

IHSG Review 19-03-2017

IHSG Review 19-03-2017

Penjelasan masih sama seperti minggu lalu. Bedanya, kini target koreksi sudah batal. Yang tersisa hanya target rally sesuai yang kita harapkan bersama. Semoga.

Disclaimer on.

IHSG Review 11-03-2017

IHSG Review 11-03-2017

Pada rentang tanggal 06 Februari s/d 10 Februari 2017, asing melakukan aksi jual besar-besaran. Bahkan kalau ditotalkan mulai awal tahun 2015 (ya 2015) s/d sekarang, asing lebih banyak mencatatkan net sell ketimbang net buy, yaitu 350x vs 185x. Maka kalau hanya bersandarkan pada volume FNBS, IHSG akan sulit dianalisis. Dan untuk sebuah alasan yang sulit dijelaskan, saya merasa bahwa meletakkan variabel volume FNBS di grafik IHSG merupakan sebuah kesalahan. Namun sayangnya saya belum punya opsi pengganti lain. Jadi untuk sementara ini nikmati saja apa yang ada dulu. IHSG masih bergerak dalam trend konsolidasinya. Dan seperti halnya sebuah konsolidasi pasti akan menghasilkan pergerakan dua arah, bisa turun tajam, bisa naik tajam.Jika turun, maka area supportnya di 5198-5263. Cukup jauh, bukan? Jika naik, maka area resistennya di 5620-5693. Lumayan, bukan? Stochastic yang menurun hampir menyentuh area oversold mengindikasikan bahwa flat trend ini akan segera berakhir. Terbuka peluang untuk melanjutkan rally ketimbang koreksi. Ada beberapa saham-saham berkapitalisasi besar yang membukukan kinerja cemerlang di tahun 2016 lalu. Itu bisa menjadi motor penggerak IHSG nantinya.

Disclaimer on.

IHSG Review 04-03-2017

IHSG Review 04-03-2017

IHSG terindikasi bergerak flat (konsolidasi) di area 5394-5460. Grafik ini masih sama dengan minggu lalu. Seringkali harga tidak berhasil bertahan pada area konsolidasi, malah menjebol ke bawah sehingga terkesan breakout support, padahal tidak begitu halnya. Yang sebenarnya menghitung area konsolidasi yang benar-benar pas itu susah. Menghitung S/R yang benar itu tak semudah yang dibayangkan. Untuk mengantisipasi kekeliruan tersebut, maka mau harus dibantu dengan indikator lain seperti capital flow, stochastic, dan sebagainya. Terlihat capital flow masih bergerak naik. Volume transaksi relatif lebih kecil dengan stochastic yang menurun. Dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa IHSG kemungkinan akan bergerak flat ketimbang terkoreksi. Satu hal yang perlu dipantau adalah posisi kurs rupiah terhadap dollar. Saat ini memang relatif stabil di +/- Rp13375,- , tapi belum terlihat tanda-tanda penguatan. Saya berharap dengan kedatangan Raja Salman ke Indonesia dalam rangka ikut berinvestasi, akan lebih banyak lagi negara-negara lain yang ikut menanamkan modalnya di sini. Dengan potensi arus modal asing masuk yang besar, rupiah diharapkan bisa semakin menguat dan ini tentu bagus buat pasar modal kita.

Disclaimer on.

IHSG Review 25-02-2017

IHSG Review 25-02-2017

IHSG sedang berada di Intermediate wave (3) of Primary wave ((3)) of Cycle wave V. Memang tidak selalu primary wave itu akan terpecah menjadi beberapa intermediate wave. Dasar pertimbangan munculnya intermediate wave ini adalah dari pengukuran panjang wave mulai tanggal 23 Januari 2017. Itu merupakan bottom dari primary wave ((2)). Maka panjang wave 3 umumnya 100-161.8% wave 1. Kalau beruntung, wave 3 ini bisa lebih panjang lagi. (Catatan : dari teori Neowave, panjang wave 3 boleh sama dengan wave 1, tapi wave 3 tidak boleh menjadi yang terpendek.) Nah, panjang wave yang terbentuk baru 61.8%. Berarti masih terbuka peluang untuk naik. Minggu lalu saat saya tulis bahwa besar kemungkinan untuk konsolidasi ketimbang koreksi, itu dengan mempertimbangkan bahwa target resisten yang mau dikejar itu masih jauh. Dan konsolidasi adalah pilihan yang lebih masuk akal ketimbang koreksi. Konsolidasi itu juga menjadi alasan kuat bahwa primary wave ((3)) ini (sebaiknya) bakalan terpecah menjadi 5 intermediate wave dan sekarang sudah berada di intermediate wave (3). Mungkin yang jadi pertanyaan di sini adalah apakah karena ini wave (3), lantas kita langsung yakin bahwa rally masih akan berlanjut? Bagaimana jika ini bukan wave (3) (ingat, sudah lazim hitungan wave harus direvisi jika ada kesalahan)? Apakah masih yakin target resisten masih segitu? Maka jawaban sederhananya, dengan banyaknya kemungkinan pecahan-pecahan wave ini, memang tak ada cara yang benar-benar jitu buat memastikan wave yang sedang berlangsung. Tak jarang wave baru terbaca setelah terbentuk reversal yang artinya sudah telat. Karena itu, dalam menerapkan Elliot Wave mestilah dibantu dengan metode/indikator lain. Jangan berdiri sendiri. Jika konsep teorinya tepat, maka meskipun urutan wave-nya meleset, tapi target tetap tidak berubah.

IHSG Review 18-02-2017

IHSG Review 18-02-2017

Posisi IHSG sedang rawan koreksi. Kalau koreksi benar terjadi, maka target supportnya kemungkinan ada di 5212-5270 (target terdekat), terjauh bisa balik ke bawah 5000 lagi. Tapi saya masih meragukan itu. Ketimbang koreksi, peluang IHSG lebih besar untuk bergerak flat (konsolidasi) di area 5324-5394, sebelum melanjutkan kenaikan ke 5568 atau lebih. Itu dengan mempertimbangkan posisi stochastic saat ini. Satu-satunya yang menjadi perhatian khusus sekarang ini adalah volume transaksi yang cenderung meningkat dengan F net sell yang besar minggu lalu, dan semakin mengecil dalam 3 hari ini, bertepatan dengan area swing High di IHSG. Memang ini tidak selalu diartikan akan muncul koreksi tajam. Bisa juga indikasi munculnya fase konsolidasi yang relatif panjang.

Disclaimer on.

IHSG Review 12-02-2017

IHSG Review 12-02-2017

Ada resisten sementara di area 5394-2460 dan candle hari Jum'at kemaren sudah menyentuh sedikit di area ini. Di sini ada 3 skenario yang mungkin terjadi, yaitu 1. IHSG akan flat di area ini untuk kemudian melanjutkan kenaikan ke level 5568-5659. 2. IHSG akan flat di area ini lalu terkoreksi dengan target yang masih belum bisa diprediksi. 3. IHSG langsung terkoreksi dengan target terdekat 5242-5307, terjauh belum tahu. Kita lihat di grafik, walaupun capital inflow masih terjadi dan bergerak linier dengan IHSG dalam seminggu ini, F net sell justru makin membesar. Stochastic hampir mendekati area oversold. Dengan posisi teknikal seperti ini, mana kira-kira dari 3 kemungkinan skenario di atas yang akan dijalankan?

IHSG Review 04-02-2017

IHSG Review 04-02-2017

IHSG baru memasuki primary wave ((3)) of cycle wave V. Puncak wave akan berada di primary wave ((5)) of cycle wave V. Maka di review tanggal 01-01-2017 saya katakan bahwa perjalanan menuju puncak ini masih lama, berkisar 4-8 bulan. Perhitungan ini belum memasukkan kalau seandainya masing-masing primary wave ini terpecah menjadi 5 intermediate wave lagi. Itu sebabnya kerap kali harus menghitung ulang Elliot Wave, karena tidak selalu bisa terbaca wave lanjutan. Sebagai contoh, saat ini saya berasumsi bahwa wave sekarang ini adalah primary wave ((3)). Bagaimana kalau ternyata itu adalah intermediate wave (3) dan IHSG saat ini masih berada di primary wave ((1)) yang belum selesai? Bisa saja, kan? Ya bisa saja, namun dengan interval waktu yang terbentuk antar wave, saya menyimpulkan bahwa ini bukan intermediate, melainkan primary. Oh ya, saya menghitung wave ini secara manual tanpa menggunakan software apapun.

IHSG Review 28-01-2017

IHSG Review 28-01-2017

Gong Xi Fat Cai. IHSG berpeluang untuk melanjutkan rallynya. (Gaya tulisan ini sudah mirip analis, belum? :D) Setelah membentur supportnya di sekitar 5199-5242, IHSG pun rebound. Target reboundnya belum jelas, tapi mudah-mudahan cukup lumayan tinggi. Mungkinkah itu? Apa kira-kira yang akan jadi faktor pencetusnya? Saya tidak tahu. Sentimen positif apa yang kira-kira bisa membangkitkan kelanjutan rally? Saya pun tidak tahu. Saya hanya tuliskan apa yang saya lihat. Tak kurang, tak lebih. Dan saya masih belum bisa pastikan ini sudah di intermediate wave berapa. Ada banyak sekali kemungkinan. Jadi buat amannya, saya tunggu 1-2 minggu ke depan buat memastikan hitungan wave ini.

IHSG Review 21-01-2017

IHSG Review 21-01-2017

Ulasan masih sama dengan review minggu lalu.

Disclaimer on.

IHSG Review 14-01-2017

IHSG Review 14-01-2017

IHSG masuk ke fase koreksi minor yang belum bisa saya pastikan di wave berapa, karena koreksi ini masih berada di area konsolidasi (lihat kotak merah). Mungkin sudah di wave ((2)), tapi bisa juga masih di wave ((1)). Butuh konfirmasi untuk memastikan itu. Sebelumnya saya berasumsi kalau resisten 5335 berhasil ditembus, maka target selanjutnya adalah sekitar 5484, namun ternyata IHSG berbalik arah turun. F net sell kemarin pun lumayan besar. Capital inflow (garis kuning) membuat divergensi terhadap pergerakan IHSG. Maka diprediksi IHSG masih akan melanjutkan penurunan. Target support kemungkinan ada di area 5199-5242.

Disclaimer on.

IHSG Review 08-01-2017

IHSG Review 08-01-2017


Penjelasannya masih sama dengan review minggu lalu.

Disclaimer on.

IHSG Review 01-01-2017

IHSG Review 01-01-2017

Sebelumnya saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2017 buat sobat semua. Semoga di tahun yang baru ini kita bisa meningkatkan performa trading dan investasi lebih baik lagi. Di hari libur ini saya coba mengulas tentang IHSG setelah beberapa lama vakum di blog ini.

Kalau dinilai dari Oktober 2015 s/d Desember 2016, maka secara hitungan Elliot wave, IHSG sudah melewati puncak wave III, lalu masuk ke wave IV. Bottom wave IV kemungkinan berada pada 23 Desember 2016 lalu, yang diikuti dengan rebound spontan ke level 5334. Dengan berakhirnya wave IV, maka besar kemungkinan saat ini IHSG sedah memasuki wave V, atau tepatnya baru membentuk primary wave ((1)) of cycle wave V. Karena masih primary wave ((1)), perjalanan untuk menyelesaikan cycle wave V ini masih panjang, bisa antara 4-8 bulan. Jadi manfaatkanlah peluang tersebut sebaik-baiknya. Bukan apa-apa, dengan isu Fed rate yang mau dinaikkan lagi dan lagi, ada kekhawatiran bahwa periode wave V ini akan menjadi lebih pendek.