Kutulis kisah ini untuk segenap muslimah. Meskipun dengan menulisnya, hatiku semakin teriris-iris. Namun biarlah luka itu menganga, asalkan kalian tidak menjadi korban berikutnya.
Dulu… aku pernah merasakan bahagianya pernikahan. Aku mencintai suamiku, dia pun mencintaiku. Meskipun hidup pas-pasan, rumah tangga kami diliputi kedamaian. Suamiku orang yang pekerja keras. Ia berusaha mendapatkan tambahan penghasilan untuk bisa ditabung seiring Allah mengkaruniakan seorang buah hati kepada kami. Kami pun berusaha hidup qanaah, mensyukuri nikmat-nikmat Allah atas kami.
Home » Posts filed under Hutang
Saham = Riba? Iming-Iming, Mengukir Nama Di Udara
Cara Agar Bertahan dan Tidak Bangkrut Di Pasar Saham - Bagian 3
Cara membereskan saham-saham yang nyangkut sebenarnya mudah saja. Saya kebetulan bukan tipikal yang hobi melihat saham nyangkut setiap harinya di portofolio. Karena pengertian saham nyangkut buat saya adalah salah pilih saham dan salah memilih momentum beli. Karena itulah saya jual semua saham-saham nyangkut tersebut, sehingga portofolio saya kembali bersih tanpa noda merah di dalamnya. Kenapa saya melakukan itu? Saya punya keyakinan bahwa setiap kali rebound, maka pasar memberikan peluang untuk recover 10-20% dalam waktu singkat. Peluang itu yang ingin saya ambil. Jika saya membiarkan saham saya turun -17% tanpa cutloss, maka ketika ia turun hingga minus -25% pun saya cuma bisa menonton saja. Tapi dengan memotong kerugian di -17%, lalu membiarkannya turun ke -25%, saya berkesempatan untuk meraih profit rebound +20%, minimal +10%, buat menutupi rugi -17% tersebut. Ini memang tidak mudah, tapi bisa dilakukan asalkan cukup cermat dan berhati-hati.
Cara Agar Bertahan dan Tidak Bangkrut Di Pasar Saham - Bagian 2
Setelah kamu bisa menemukan solusi sementara untuk masalah finansialmu, maka selanjutnya adalah menyusun strategi agar modalmu bisa pulih, dan bisa menghasilkan profit bulanan.
Ada 3 langkah penting yang harus dilakukan, yaitu :
Langkah pertama : Hitung berapa kebutuhan modal untuk pulih.

Jika modal Rp100 juta turun menjadi Rp60 juta, maka Loss rate-nya sebesar Rp40 juta (40%), dan butuh Recovery Rate-nya sebesar 66.67% (Rp40 juta/Rp60 juta). Nilai recovery rate selalu lebih besar dari Loss rate. Ini membuktikan bahwa tiap kali modal turun, maka dibutuhkan persentase profit yang lebih besar untuk bisa pulih, karena menggunakan modal yang tersisa. Dengan gambaran singkat seperti ini, tidak heran untuk pulih itu butuh perjuangan karena persentase profitnya harus lebih tinggi dari persentase loss-nya dan itu tidak mudah. Sehingga kita sudah bisa membayangkan jangankan untuk BEP (Break Even Point), untuk balik modal pun susah, kecuali punya strategi yang benar-benar bagus.
Cara Agar Bertahan dan Tidak Bangkrut Di Pasar Saham - Bagian 1
Transaksi Repo : Ketika Kodok Memutuskan Tinggal Di Dalam Ember - Bagian 2
Lanjutan dari Transaksi Repo : Ketika Kodok Memutuskan Tinggal Di Dalam Ember - Bagian 1
Berapa profit yang diperoleh jika aksi ini berhasil?
Profit yang diperoleh : (Rp3200 - Rp800) x 24,5 juta = Rp58.800.000.000,-
Net profit ini digunakan untuk membayar repo plus bunga yang jatuh tempo :
Rp58.800.000.000 - Rp27.855.520.000 = Rp30.944.480.000,-
Inilah profit di atas kertas. Tapi apakah cukup sampai di situ saja? Tentu saja tidak. Setelah menebus repo, maka emiten LBAY kembali memiliki 53,9 juta lembar sahamnya, utuh, tanpa kurang satu lembar pun. Harga sekarang sudah Rp3200 atau naik 300% dari harga awal setahun lalu. Apa saham ini mau disimpan? Bisa ya bisa tidak. Tapi biasanya saham ini akan dijual bertahap. Kita asumsikan ada 5 tahap dengan jumlah lembar saham yang sama dimana setiap tahapan itu punya batasan Auto Reject kiri sebesar 24.9%. Maka urutannya akan jadi sbb :
Transaksi Repo : Ketika Kodok Memutuskan Tinggal Di Dalam Ember - Bagian 1
Riba Yang Tertukar
KISAH NYATA
(JANGAN DIPERDEBATKAN, SILAKAN AMBIL HIKMAHNYA)
Seorang teman bercerita kepada saya;
5 tahun yang lalu ia seorang yang kaya, pendapatan bersih perbulan dari usahanya naik turun di angka 50juta, pernah beberapa kali mencapai 100juta! Umurnya masih muda sekitar 40tahun, sholatnya selalu diawal waktu, ia sebisa mungkin berjamaah, tapi kalaupun tidak ia berusaha diawal waktu, sholat malam dan dhuhanya rutin, sangat berbakti kepada orang tua, istrinya cantik berjilbab dan umurnya jauh dibawahnya. Oh ya hampir lupa, sedekah itu nafas baginya, ia sangat ringan tangan.





