Powered by Blogger.
===================================================================
Assalamualaikum Sobat Saham Ceria,
Salam sejahtera bagi kita semua,

Untuk meningkatkan kemampuan menulis sobat, silahkan tulis artikel mengenai pasar atau saham, cara kamu memahaminya, suka duka, awal mula, cita-cita, harapan, kesalahan hingga cara memperbaikinya, bedah buku / tulisan trader lain, mitos, dan sebagainya. Ada banyak sekali hal yang bisa kamu tuliskan.

Lebih disukai yang berisikan pengalaman ataupun paparan yang sarat dengan logika dan argumen yang kuat, sehingga sobat lain bisa belajar dari pengalamanmu itu.

Kirimkan tulisan kamu ke sahamceria1@gmail.com dengan format :

Nama penulis : boleh nama pena ataupun nama asli
Email :
Link Blog : (kalau ada)
Judul :
Uraian :
Referensi : (kalau ada)

Panjang tulisan antara 4000-5000 karakter. Tulisan yang menarik akan saya posting di blog ini. Dulu saya memulai untuk memahami pasar ini lewat menulis. Siapa tahu kamu pun juga begitu.

Semoga sukses dan salam trader!
===================================================================

DiNapoli Levels

Posted by Saham Ceria

DiNapoli Levels FibNode
DiNapoli Level merupakan seni mengukur support dan resisten dengan menggunakan fibonacci. Tehnik ini diperkenalkan oleh Joe DiNapoli. Konsep dasar metode ini tak banyak berbeda dengan fibonacci lainnya, dimana setiap pergerakan harga naik atau turun dari A ke B akan mengalami retracement sebesar 0.382 s/d 0.618 menuju titik C. Ratio 0.382 dan 0.618 itu disebut sebagai FibNode ditandai sebagai F3 dan F5.

Untuk Fibonacci Expansion, DiNapoli menggunakan 3 buah target yang dia sebut sebagai Agreement, yaitu :
  1. COP (Contracted Objective Point) di fibonacci 0.618
  2. OP (Objective Point) di fibonacci 1.0
  3. XOP (Expanded Objective Point) di fibonacci 1.618

DiNapoli Levels Target

Confluence (K)
Confluence (K) adalah area dimana terdapat 2 FibNode dari titik AB yang berbeda tapi memiliki hasil yang hampir sama. Dalam bahasa mudahnya, titik fibonacci yang berhimpitan. K ini menunjukkan adanya support atau resisten yang signifikan. Dengan kata lain, 2 fibonacci atau lebih akan menghasilkan S/R yang lebih kuat ketimbang hanya 1.

DiNapoli Levels Confluence

F3 : fibonacci 0.382
F5 : fibonacci 0.618

Dalam periode yang lebih panjang, ada banyak titik swing yang terbentuk. Maka metode ini digunakan untuk menandai dimana area K-nya.

Indikator-indikator

DiNapoli memodifikasi indikator-indikator seperti MACD, Detrended Price Oscillator, Stochastic,  dan sebagainya. Maka ia menyebutnya sebagai DiNapoli MACD, DiNapoli DPO, DiNapoli Stochastic, DiNapoli DMA (Displaced Moving Average) mulai dari 25x5, 3x3, dan 7x5. Bahkan ia membuat DiNapoli Oscillator Predictor dan mematenkan atas namanya. Sehingga nantinya sinyal beli dan jual diharapkan akan terlihat dari indikator tersebut, sedangkan untuk target akan terlihat dari fibonacci.

Ini hanya mengupas sedikit dari konsep dasar DiNapoli Levels. Untuk detailnya bisa dipelajari sendiri.  Semoga bermanfaat.

Related Post



Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...